Diduga Berikan Keterangan Palsu untuk Berpoligami, Seorang Warga Pringga Jurang Utara Dilaporkan ke Polisi


SegranakPost.com,Lombok Timur - Haji Sofyan Khalid warga desa Peringge Jurang Utara merasa adanya kejanggalan dalam putusan pengadilan agama yang menyetujui Muzannil Hasan untuk berpoligami dan menikah dengan anaknya yang bernama Desi Syafira.

Sofyan selaku Ayah menjelaskan kronologis kejadian berawal pada tanggal 21 Oktober 2020 sekitar pukul 19.00 Wita Desi di curi oleh Muzannil untuk diajak nikah dan dimana ia memiliki istri sah.

"Ia mengaku bahwa istri sah Muzannil atas nama Ilham sudah tidak produktif lagi untuk memberikan anak dan tidak pernah merasa puas dalam berhubungan suami istri dikarenakan istri sahnya mengidap penyakit,"ujar Sofyan.

Sofyan juga mengatakan bahwa saksi saksi dari pihak laki laki diduga memberikan keterangan palsu untuk memperlancar persidangan tanpa menemui hambatan.

"Saya merasa keberatan karena anak saya tidak bisa bekerja,"tandas Sofyan

Tak hanya itu,Sofyan juga menambahkan bahwa para pemberi keterangan palsu tersebut sudah dilaporkan ke Polres Lombok timur.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Timur AKP Daniel Partogi Simagunsong mengatakan Kasus pemberian keterangan palsu di Pengadilan Agama ini dalam penyidikan lebih lanjut.

"Kita sudah memeriksa orang yang menjadi saksi dan diduga memberikan keterangan palsu,"ujarnya.

Lebih lanjut Daniel juga menambahkan telah mendalami kasus dan akan menggelar barang bukti.

"Setelah ini akan kita gelarkan barang bukti yang kita punya apa dan jika kita rasa cukup kita akan lakukan penyelidikan,"imbuhnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post