Wabup Hj. Sumiatun Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan Di Lombok Barat

 


Segranakpost.com, Giri Menang - 8 Desember 2020  Sinergikan upaya menurunkan angka kemiskinan di Lombok Barat (Lobar), Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun membuka rapat koordinasi (rakor) dengan stakeholder yang tergabung dalam Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) bertempat di Hotel Jayakarta Senggigi, Selasa, (8/12).


Dalam arahannya Hj.Sumiatun mengatakan di tengah Covid-19 semua OPD agar terus bersinergi dan berinovasi  agar kemiskinan di Lobar tidak bertambah dan meningkat.


Diakui wabup untuk Lombok Barat memang masyarakat miskin masih tinggi pada tahun 2019 lalu angkanya 15,17 persen. Tapi data terbaru menurut BPS angkanya sudah turun menjadi 14,28 persen di tahun 2020.


Masyarakat miskin ke depan dimintanya diberdayakan baik melalui peningkatan pendapatan, peningkatan kualitas hidup, maupun pengurangan beban pengeluran.


Hal itu, lanjutnya, harus menjadi perhatian semua pihak di daerah agar intervensi perlindungan sosial tepat sasaran, dan mampu dalam menekan jumlah penduduk miskin baru, serta diharapkan  memperhatikan sektor basis di Kabupaten Lombok Barat.


Selain itu, mantan Ketua DPRD Lombok Barat itu berharap agar penurunan angka kemiskinan tetap menjadi prioritas utama dalam perencanaan dan pembangunan di Lombok Barat tentunya di tahun 2021. Salah satunya, cetusnya, melalui pengelolaan pasca panen dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memaksimalkan produk lokal.


"Maka pemikiran dan inovasi semua perangkat daerah sangat diharapkan dalam penurunan kemiskinan serta kontribusi dari lembaga pemerintah lainnya seperti TNI, BPS, dan Baznas agar sama-sama bersinergi memberikan kontribusi menurunkan kemiskinan di Lombok Barat," katanya. 


Melalui sinergi semua perangkat daerah bersama lembaga  pemerintah lainnya termasuk TNI dan Baznas membangun dan memastikan hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas.


"Semoga kontribusi pemikiran Bapak Ibu dapat terus menurunkan angka kemiskinan yang sekecil-kecilnya di Kabupaten Lombok Barat,"pungkasnya


Sementara itu, Kepala Bappeda H.Akhmad Syaikhu menyebutkan rakor yang digelarnya dihadiri oleh 45 orang terdiri atas kepala OPD terkait yang memiliki program penuntasan kemiskinan, BPS, Baznas dan tim TKPKD se Lombok Barat dengan tujuan meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan TKPKD dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, menguatkan koordinasi dan sinergitas pemangku kepentingan OPD dan komitmen lembaga lain dalam upaya penanggulangan kemiskinan, serta upaya peningkatan data dan program kemiskinan di Lombok Barat. SGP/rd

Post a Comment

Previous Post Next Post