DitPolairud : Seluruh Kapal Polisi di NTB Akan Menjadi Tempat Mediasi Terhadap Perkara Hukum Diwilayah Perairan

 


Segranakpost.com, Mataram - Senin 22/02/21. Bertempat di Polda NTB, Direktorat Polisi Air dan Udarat (DitPolairud) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mempertimbangkan dan mencoba mengimplementasikan wilayah perairan dengan menjadikan kapal polisi di NTB menjadi tempat mediasi terhadap perkara hukum diwilayah perairan.

Direktorat Polisi Air dan Udara Kombes Pol Khobul Syahrin Ritonga S.I.K, M, M.S.I., juga menjelaskan sifat dari mediasi tersebut adalah untuk menampilkan kegiatan-kegiatan musyawarah guna mendapakan solution yang mendasar yang dikarenakan pernah terjadi perkelahian diperairan NTB.

"Mediasi ini nantinya akan kami jadikan untuk menampilkan kegiayan semacam musyawarah guna mendapatkan win-win solution yang mendasar, dimana sejarahnya pernah terjafi perkelahian di perairan NTB."Jelasnya.

Lanjut Ritonga, namun tidak menutup kemungkinan untuk perkara hukum lainnya, jadi mediasi terapung ini diharapkan bisa untuk meredam potensi konflik seperti contoh nelayan dari daerah Ampenan ya datang ke daerah Sekotong kemudian menebar jaring dengan dimitrolkan pada daerah perairan Sekotong sehingga terjadi pengeroyokan di tengah laut dan seperti inilah yang disebut konflik komunal.

Untuk menyelesaikan perkaran seperti ini Direktorat Polisi Air dan Udara Kombes Pol Khobul Syahrin Ritonga S.I.K, M, M.S.I. menghadirkn Mediasi terapung dan yang akan menjadi mediatornya adalah Nelayan dan Instansi Kemaritiman.

"Kita menghadirkan mediasi terapung ini untuk menyelesaikan perkara seperti yang sudah saya jelaskan dan yang akan menjadi mediatornya adalan teman teman dari pihak kapal kemudian kawan-kawan dari Instansi Kemaritiman, dan untuk mediasi terapung ini akan kami launching pada awal bulan Maret 2021. Tutupnya. SGP/Aini




Post a Comment

Previous Post Next Post