Sukseskan Kampung Sehat 2, Sumbawa Hadirkan Rumah Bibit Herbal




Sumbawa – Berbagai upaya dilakukan guna mendukung suksesnya Program Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru. Salah satu upaya nyata itu yakni hadirnya Rumah Bibit Tanaman Herbal, di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.I.K., M.H. melalui siaran pers, Kamis (18/3/2021), mengungkapkan apresiasi atas prakarsa Rumah Zakat dan masyarakat melalui Desa Berdaya, dalam upaya mendukung suksesnya Kampung Sehat jilid 2, yang diinsiasi Kapolda NTB Irjen Pol. Mohamma Iqbal, S.I.K., M.H.


"Ini sangat bagus dan harus kita dukung, karena memberikan manfaat luas khususnya kepada masyarakat setempat, untuk meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi ini, melalui bahan-bahan herbal yang dihasilkan dari kebun bibit yang dimiliki," ungkapnya.


Dikatakan, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kehadiran Rumah Bibit Herbal itu, pihaknya menerjunkan para Bhabinkamtibmas yang berkolaborasi dengan para Babinsa dan pemerintah desa, guna memberi suport kepada program Desa Berdaya.


Sementara pengelola Rumah Bibit Herbal Desa Jorok Sahabuddin mengatakan, bibit tanaman herbal tersebut dibagikan kepada warga secara gratis, untuk ditanam dengan memanfatkan pekarangan rumah.


“Ada juga yang dijual kepada warga dari luar Desa Jorok dengan harga murah, demi kelangsungan rumah bibit. Hasil penjualan bibit digunakan untuk pengembangan bibit kembali,” ujarnya.


Disebutkan, jenis tanaman yang dilakukan pembibitan di kebun Rumah Bibit Herbal, diantaranya cabai, kunyit putih dan kuning, terong, kencur, jahe serta beberapa tanaman herbal lainnya.


Sedangkan Kordinator Rumah Zakat Repi S menyampaikan, keberadaan Rumah Bibit Herbal di tengah pandemi Covid-19 saat ini, sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung Program Kampung Sehat 2 NTB, khususnya di bidang ketahanan pangan dan obat-obatan.


“Diharapkan dengan program ini masyarakat di desa, beserta kelembagaan masyarakat desa bisa tumbuh berkembang, sesuai dengan potensi lokal yang ada,” katanya.


Repi menjelaskan, Program Desa Berdaya merupakan program pemberdayaan, melalui pendekatan terintegrasi yakni capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hingga kesiapsiagaan bencana.


“Dalam menjalankan Program Desa Berdaya, kami menempatkan relawan inspirasi sebagai fasilitator, yang akan memberikan pendampingan secara kontineu dan konsisten, sehingga program ini bisa memberikan manfaat luas kepada warga masyarakat dan berkelanjutan,” jelasnya.


Dituturkan, hingga Maret 2021 terdapat 13 lokasi Program Desa Berdaya se-Kabupaten Sumbawa. Dimana dalam mendukung Kampung Sehat Jilid 2, difokuskan pada penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga.


“Menghadirkan Rumah Bibit Herbal yang merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB,” ucapnya. (*) 




Post a Comment

Previous Post Next Post