Satu Kilo Sabu Dalam Bantal Berhasil Diamankan

 


Segranakpost.com, Mataram - Ditresnarkoba Polda NTB kembali melakukan Konfrensi Pers bersama wartawan, dalam konfrensi pers ini kepala Ditresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menyampaikaan capaiannya dan anggota yang berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis Sabu asal Aceh yang masuk melalui jalur darat Lembar. Sabtu, (29/5).

Ditresnarkoba Polda NTB dan Tim Opsnal berhasil mengamankan 3 orang tersangka dan 1 kilo Narkoba jenis sabu 5 poket besar yang disembunyikan di dalam bantal hotel tempat tersangka menginap.

"Ada tiga yang kita amankan, inisial EDL (32) berasal dari Banten. Kemudian YZ (23) dan IZ (22) keduanya berasal dari Kabupaten Sumbawa, NTB,” ungkapnya saat menggelar rilis kegiatan.

Helmy kembali menceritakan kronologis kejadian yang terjadi jumat pagi, dimana Tim Opsnal berhasil menangkap ketiga pelaku yang menginap disalah satu hotel yang berada di Lombok Barat Batu Layar.

"Belum sempat Narkotika ini diambil dikurir, tim opsnal Ditresnarkoba NTB dengan cepat melakukan penggeledahan yang dimana disaksikan oleh 2 pegawai hotel tersebut, dari hasil penggledahan tersebut kami menemukan 5 poket besar sabu yang disembunyikan di dalam bantal," terang helmy

Lanjut Helmy, dari hasil penggledahan ini kami berhasil mengamankan, narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.000 gram, uang tunai milik EDL sebesar Rp. 336.000, KTP pelaku, 1 unit HP Vivo, 1 HP Nokia, 1 unit HP Xiaomi Note 8, 1 HP Samsung A20 S, uang tunai milik IZ Rp 15 juta dan milik YZ sebesar Rp 200 ribu dan sejumlah tiket perjalanan Bus.

Atas perbuatan ketiganya, pelaku akan dijerat pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara narkotika golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

Diakhir penyampaiannya Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf tak lupa menyampaikan terimakasihnya untuk Masyarakat NTB yang sudah memberi informasi.

"Kepada masyarakat NTB terimakasih banyak kami sangat terbantu dengan informsi ini
Kami sangak berterimakasih dan kita bersama-sama perangi sindikat Narkoba ini kita lawan mereka, karena saya yakin Alloh lebih Ridho kepada saya untuk menangkap kalian. Dan untuk itu saya peringatkan siapapun diluar sana yang masih memilih bisnis barang haram ini segera berhenti." Tutupnya. Red/41

Post a Comment

Previous Post Next Post