Kapolres Lotara Cek Pos Pantau PPKM dan imbau Petugas kedepankan Sikap Santun dan Humanis

 


Segranakpost.com, Lombok Utara - Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH meninjau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, di Pos pemantauan PPKM perbatasan Klui,desa malaka kecamatan pemenang KLU, Minggu (25/7/2021).


Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah mengatakan kedatangannya di Pos pemantauan PPKM imbangan untuk memantau kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan selama pelaksanaan PPKM imbangan di KLU sekaligus untuk memberikan semangat kepada personel yang tengah bertugas dilapangan.


Menurut Kapolres, setiap hari akan ada petugas gabungan yang akan melakukan pemantauan aktivitas warga sekaligus melakukan imbauan dan penegakkan disiplin protokol kesehatan.


Kapolres menjelaskan, selain untuk melihat kesipa siagaan anggotanya yang melakukan penyekatan selama pelaksanaan PPKM, dirinya juga ingin mengetahui apakan personil yang melaksanakan penyekatan mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya selama penyekatan.

“Saya ingin melihat langsung anggota yang melakukan penyekatan sudah melakukan penyekatan dengan benar apa tidak, mengerti apa tidak tugas dan tanggung jawabnya selama penyekatan, tata cara pemeriksaan kendaraan yang humanis sehingga pengguna jalan juga jadi teredukasi terkait pelaksanaan PPKM ini” ucap Kapolres Lotara.


Dalam kunjungannya tersebut kapolres lotara memberikan arahan kepada anggota agar melakukan sleksi sekilas dan menanyakan kepada masyarakat yang akan masuk ke lombok utara, jika memang kelihatan membawa rombongan dan akan berlibur maka di laksanakan putar balik. Untuk warga asli KLU di perkenankan melintas dan warga yang bukan KLU di sarankan putar balik jika keperluan tidak mendesak. 


Kapolres Lotara juga meminta agar para petugas yang melaksanakan tugas di posko pemantauan PPKM agar mengedepankan sikap santun dan humanis kepada masyarakat.


Seperti diketahui pemberlakuan PPKM Darurat ini terjadi karena peningkatan kasus Covid-19 yang cepat dan munculnya varian baru Delta yang memiliki tingkat penularan tinggi.

Post a Comment

Previous Post Next Post